Antara tantangan dan tantangan

Geotermal adalah satu mata kuliah yang aku ambil semester ini. meskipun masa perkuliahan udah masuk pada minggu ke-5 tapi bagiku hari ini adalah hari pertama kuliah geotermal karena pada minggu pertama dan kedua aku nggak masuk kuliah untuk keperluan “masa depan” :-) dan minggu ketiga dan keempat kuliah nggak ada karena dosennya nggak datang.

karena ini hari pertama maka tepat pukul 9 aku udah ada di ruang kuliah. ternyata niatku bener2 dijuji, nggak ada satupun teman sekelas yang muncul begitu juga dosennya. maka aksi searchingpun berjalan, aku cari jadwal kuliah dan aku lihat dimana tempat kuliah seharusnya berada. sesuai jadwal aku harus berada di lantai 4 untuk kuliah geotermal tapi ketika sudah sampai dilantai 4 tak satupun tanda-tanda kehidupan kutemui. hanya ac dan kipas angin yang terus berputar meramaikan suasana kelas.

setelah 15 menit di lantai 4 aku kembali turun ke lantai 1 untuk cek jangan2 kelas dipindah di lantai 1. tapi tetap aja ketika sampe lantai 1 tak ada tanda2 kuliah. untung ada teman lain yang juga duduk2 nggak ada kerjaan, jadinya aku dapat teman ngobrol dan sharing seputar kuliah. sekitar 15 menit ngongkrong tanpa tujuan akhirnya setitik pencerahan muncul, seorang teman satu kelas geotermal muncul dan mengatakan ada kuliah dan dosennya udah masuk dari tadi…:-? dengan nggak percaya aku ikuti aja temanku satu itu. Dan benar sajakuliah udah dimulai dan aku teringgal beberapa menit.

tampaknya kuliah dimulai ketika aku masih dalam proses searching :-( dengan tanpa gambaran apapun aku masuk kelas untuk ikut kuliah. Dalam kelas pak dosen udah ngomong panjang sekali tentang konsep2 fisika pada geotermal. dan tak lama berselang seluruh isi kelas meluncur ke laboratorium komputasi untuk melakukan aktivitas komputasi dalam menentukan gradien temperatur tiap kedalaman. meskipun sangat abstrak (atau tepatnya blank) aku ikuti aja alur perkuliahan. dalam laboratorium komputasi itulah pak dosen memberikan tugas programming yang aku nggak dapat memahami seutuhnya apa yang diinginkan dalam tugas itu. meskipun masih bingung tetap aja aku menerima tugas itu dengan mantap antara tertantang dan ditantang. meskpun di kepala ini masih berputar-putar apa sih maksud dari tugas ini??? begitu dosen keluar ruang, ternyata nggak cuman aku aja yang nggak ngerti maksd tugas itu, tapi juga seluruh peserta kuliah itu juga nggak paham apa yang diinginkan pak dosen dalam tugasnya itu. karena harus kuakui memang

confused

penjelasan pak dosen itu masih sangat abstrak dan belum bisa memberikan gambarang yang jelas pada kami. barang kali soal komunikasi aja.
confuse
dengan kepala berputar-putar aku tinggalkan laboratorium komputasi menujumarkas besar, laboratorium geofisika. berharap menemukan pencerahan.. tapi sampai saat ini aku belum menemukan setitik pencerahan apapun. mungkin memang benar ini soal komunikasi aja. jadi masih harus mencari kejelasan pada sang dosen tentang maksud dari penugasannya.

semoga tantangan ini akan segera kujawab dengan tepat.

Leave a Reply